Perjalanan Lombok Jakarta Mengunakan Motor Part II

12.31

hallo semuanya, hari ini saya ingin melanjutkan cerita dari artikel part 1 dari kisah perjalanan saya saat mengendarai motor dari lombok menuju jakarta. Saat saya meninggalkan malang menuju kampung inggris pare, saya coba untuk lansung mendatangi kursusan dimana saya menimba ilmu waktu itu, namanya marvelous. Saya berniat untuk bisa berjumpa dengan guru besar Mr. Tan karena buat saya dia bukan hanya sebagai guru tapi seperti teman, suka nongkrong bareng sampe ngeband bareng karena ternyata doi juga pecinta music rock, sangat tergila gila dengan Guns n Roses, sayang seribu sayang guru besar sudah tak stembai mengajar lagi saat saya tiba di marvelous, jadi tak sempat untuk bisa bertemu lansung, walaupun begitu dengan melihat suasana camp dan suasana tempat belajar, membuat rasa rindu saya akan pare terobati, saya sempat mengabadikan beberapa foto saat berada di pare


saat pertama tiba di pare kampung inggris

 camp 4 dimana saya belajar dan tinggal

 samping office Marvelous

 camp teman saya dimana saya numpang menginap

saat meninggalkan pare kampung inggris

Merasa cukup untuk kunjungan ke kampung inggris, saya melanjutkan perjalanan ke jawa tengah, tempat yang ingin saya singgahi adalah yogyakarta, kebetulan saya ada teman dan orangtuanya tinggal di yogya, saya punya janji dari dulu untuk bisa ke yogya mengunjunginya dan akhirnya dalam perjalanan ini janji itu terujud, saya menghabiskan waktu perjalanan menuju yogya hampir 12 jam melewati nganjuk, sengaja untuk mengambil rute ini karena ingin merasakan sensasi perjalanan di daerah dataran tinggi, ternyata dalam perjalan beberapa kali di guyur hujan karena mendekati daerah pengunungan, menghadapi semua situasi sendirian, dari kehujanan, kepanasan sampe jenuh di perjalanan tapi saya coba menikmati perjalan dengan musik yang sengaja saya nyalakan saat jenuh dalam perjalanan.






Akhirnya saya tiba dengan selamat di yogyakarta di rumah orang tua teman saya al, saya menumpang menginap dan sekaligus silaturrahmi dengan orang tuanya al, saya biasa memanggilnya bude. Saya di jamu dan diperlakukan seperti anak sendiri seperti terahir kali bertamu. Banyak hal yang saya ceritakan sampe larut pagi padahal saya dalam keadaan lelah setelah perjalanan karena dalam keadaan senang sudah lama tak bertemu membuat rasa lelah terkesampingkan. Saya memutuskan untuk semalam saja di rumah bude karena harus segera tiba di jakarta.




Awalanya saya berniat untuk melanjutkan perjalanan melalui jalur selatan pulau jawa tapi setelah pertimbangan alasan keamanan jadinya saya memutuskan untuk mengambil jalur utara pulau jawa, saya menempuh hampir 4 jam perjalan untuk bisa sampai di jalur pantura, setiba di jalur pantura saya berniat untuk bisa sampai jakarta secepatnya karena saya baru mendapat kabar kalau keponakan laki laki kecelakaan, membuat saya sedikit buyar dalam perjalanan tapi tetap saya harus bisa kontrol diri karena saya dalam perjalanan jauh dan sendirian, sempat beberapa kali saya berhenti dalam perjalan untuk meluruskan badan, banyak yang bertanya tanya dan ngobrol sama saya saat di tempat pemberhentian, mas... kenapa nekat melakukan perjalanan lombok jakarta mengunakan motor? dan saya cuma bilang, dalam hidup ini selama itu positif dan ngak nyusahin orang lain lakuin aja mas.

Saya melanjutkan perjalan dari rest area pekalongan sekitar magrib, dan terus memacu kendaraan secepat mungkin karena ingin segera tiba di jakarta, ternyata fisik saya terbatas dan tumbang di rest area kerawang sekitar jam 2 pagi dan tertidur di depan mushola pom bensin sekitar 3 jam, saat melanjutkan perjalan saya sempati untuk sahur terlebih dahulu tapi ternyata dalam perjalan yang saya butuhkan adalah air jadi selama perjalan saya tidak berpuasa. mulai dari pekalongan saya sudah mulai tidak begitu menikmati perjalanan karena begitu tergesa gesa dalam perjalan, padahal saya masih ingin bisa mampir dikota pekalongan karena ada teman lama disana, juga saya ingin mampir ke bandung dan bogor namun semua itu saya tunda untuk segera bisa tiba di jakarta.

Akhirnya dalam perjalan nan panjang dan melelahkan ini terselaikan juga, saya tiba di rumah di depok sawangan jam 12 siang, saya ngak ngasih kabar ke keluarga kalau saya pulang so sedikit membuat suprise buat orang rumah melihat kedatangan saya mengunakan motor dari lombok. dari perjalanan nan jauh ini ada hal yang tak bisa saya gantikan dengan apapun nantinya, yaitu kesempatan karena apa yang sudah saya lalukan ini belum tentu nantinya bisa saya lakukan lagi karena hari esok kita ngak ada yang tau dan saya merasa bangga dalam perjalanan ini karena berhasil melawan rasa takut selama di perjalanan, semoga dari pengelaman saya ini bisa menginspirasi banyak orang

So... terima kasih udah sempati mampir ke blog saya, semoga artikel ini bisa bermanfaat

You Might Also Like

0 komentar